Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Dandim 1608/Bima Pimpin Pembersihan Dam dan Persawahan di Bontokape

Jumat, 06 November 2020 | 7:26 AM WIB Last Updated 2020-11-05T23:26:23Z

Bima, koranlensapost.com - Puluhan personel TNI yang dipimpin langsung oleh Dandim 1608/Bima Letkol Inf Teuku Mustafa Kamal, Kamis.(5/11/2020) melaksanakan Karya Bakti bersama Masyarakat membersihkan Dam Penampungan Air yang berada di Desa Bontokape Kecamatan Bolo Kabupaten Bima yang tertimbun oleh sampah dan lumpur akibat Banjir.


Kegiatan itu merupakan rangkaian dari Karya Bakti Kodim 1608/Bima dengan tema ”Melalui Kegiatan Karya Bakti yang adaptif, k
Kita ciptakan Ruang, Alat dan Kondisi Juang yang Tangguh".

Dandim dan jajaranya mengajak semua komponen masyarakat untuk bersama-sama dan bahu-membahu mengerjakan dan membersihkan tempat tersebut.

Kehadiran Dandim dan sejumlah anggota TNI ini memberikan semangat bagi masyarakat khususnya para petani yang menggunakan air di Dam tersebut. Anggota TNI  juga membersihkan saluran Irigasi yang berada di area persawahan milik warga.

"Kami dari Kodim 1608/Bima berinisiatif mengajak masyarakat untuk bergotong royong dengan membersihkan Dam penampungan air serta irigasi yang berada di area persawahan ini, hal ini kami lakukan di samping sebagai bentuk kepedulian mengatasi kesulitan masyarakat, juga menghindari terjadinya perkelahian yang menimbulkan masalah atau korban jiwa akibat perebutan air untuk pengairan sawah,” ungkap Dandim Letkol Inf Teuku Mustafa Kamal

Dandim mengatakan dengan adanya gotong royong tersebut bisa membantu dan mempermudah warga. 
"Gotong royong adalah ciri khas bangsa Indonesia yang bermanfaat sebagai sarana kebersamaan, persatuan dan tolong menolong serta untuk bersosialisasi sesama warga,” jelasnya.

Dandim berharap kepada semua masyarakat harus punya kepedulian terhadap lingkungan, menjaga kebersihan, jangan buang sampah ke aliran sungai yang dapat berdampak terjadinya banjir. 

"Semoga apa yang kita perbuat ini bermanfaat bagi masyarakat dalam mensukseskan swasembada pangan menuju ketahanan pangan nasional," pungkasnya. (AMIN).
×
Berita Terbaru Update