Polsek Woja Gagalkan Peredaran Tramadol dan Obat untuk OGDJ, Diduga Dipesan Secara Online

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

.

Polsek Woja Gagalkan Peredaran Tramadol dan Obat untuk OGDJ, Diduga Dipesan Secara Online

Koran lensa pos
Rabu, 16 November 2022

 

Tim Elang Polsek Woja gagalkan peredaran tramadol dan Trihexyphenidyl


Dompu, koranlensapos.com - Polres Dompu melalui Tim Khusus (Tim Sus) Elang Polsek Woja, Selasa (15/11/2022) sekira pukul 10.30 Wita
kembali berhasil menggagalkan peredaran Ratusan Butir Tramadol dan Trihexyphenidyl di Wilayah Hukum Kabupaten Dompu. Obat tersebut diduga dipesan secara online. 

Hal itu dibuktikan dengan adanya pengungkapan sekaligus penyitaan obat yang dilarang edar tanpa izin resmi itu dari salah satu Gudang Ekspedisi, Kelurahan Monta Baru, diduga milik seorang wanita inisial AS (30) warga Selaparang, Desa Matua, Kecamatan Woja.

Kapolres Dompu, AKBP Iwan Hidayat, S.I.K., melalui Kapolsek Woja, IPDA Zainal Arifin, S.I.P., menyebutkan pengungkapan itu berawal dari informasi yang diterima anggota terkait adanya pemesanan obat oleh AS secara online.

"Paket tersebut diduga dikirim oleh Wizistore81, Cibinong, Jalan KH. UCI Masjid AL - Istiqlaliyah, Pasar Kemis, Tanggerang, Banten," ungkap Kapolsek.

Mendapat informasi tersebut, Tim Opsnal langsung bergerak dipimpin oleh Ka Timsus Elang Polsek Woja AIPTU M. Saihun bersama Kanit Reskrim Bripka Abdul Hamid, SH, Kanit Provost Aipda M. Yamin dan anggota Opsnal Polsek Woja.

Lebih lanjut, papar Kapolsek, tim kemudian menggeledah Gudang Kantor Ekspedisi Kelurahan Monta baru ditemukan sejumlah barang bukti berupa 25 papan + 4 butir pil obat-obatan Jenis Tramadol HCL dengan jumlah 254 butir pil Tramadol HCL dan 30 papan + butir pil , dengan jumlah 303 Butir Pil Trihexyphenidyl Tablet 2 mg dalam bungkusan kotak ekspedisi tersebut.

"Total keseluruhan obat-obatan jenis tramadol JCL dan Trihexyphenidyl berjumlah 557 butir pil," jelasnya.

Kapolsek menambahkan, bahwa obat keras jenis Trihexyphenidyl tersebut merupakan obat yang diperuntukan bagi Orang Dengan Gangguan Kejiwaan (ODGJ) yang juga masuk dalam kategori psikotropika golongan empat yang biasa digunakan sebagai obat penenang.

"Selanjutnya barang temuan tersebut di bawa dan diamankan ke Polsek Woja guna proses penyelidikan lebih lanjut," pungkas Kapolsek. (Aby).