Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Ferawati, Warga Desa Serakapi Dua Tahun Lebih Pergi Tanpa Pesan, Keluarga Menantikan Kepulangannya

Sabtu, 30 Oktober 2021 | 6:53 PM WIB Last Updated 2021-11-16T13:22:16Z

 

                      Ferawati 


Dompu, koranlensapos.com.- Ferawati (24) putri bungsu dari pasangan suami istri Sarudin (57) dan Fatimah (57) warga Dusun Jawaria Desa Serakapi Kecamatan Woja Kabupaten Dompu telah lebih dari 2 (dua) tahun lamanya menghilang. Tidak diketahui entah ke mana ia pergi.

Kepergiannya yang tidak diketahui rimbanya itu meninggalkan duka mendalam bagi pihak keluarga. Ibunya menderita stroke karenanya. Belum lagi ia meninggalkan putra kecil yang masih berusia 3 tahun.

"Dia pergi setelah turun jumatan pada bulan 4 tahun 2019. Kami tidak tahu ke mana dia pergi," ungkap sang kakak Tafiana.

Tafiana mengisahkan saat itu Ferawati diketahui berkenalan dengan seorang pemuda asal Sumba yang bernama Anus yang datang ke Desa Serakapi untuk menjadi buruh pemetik jagung bersama dua orang rekannya. 
Kepergian Fera yang tiada berkabar itu dicurigai bersamaan dengan ketiadaan Anus di Desa Serakapi. Kuat dugaan bahwa Fera pergi bersama Anus ke Pulau Sumba. 

"Hari itu Anus tidak berangkat petik jagung. Yang berangkat itu hanya dua orang. Salah satunya agak tua. Waktu mereka pulang dari petik jagung, mereka tidak melihat Anus lagi karena sudah pergi bersamaan dengan Fera," tutur Tafiana.

Ia mengatakan tidak ada yang mengetahui pasti keberangkatan Fera bersama Anus waktu itu. Namun diperkirakan selepas jumatan. Tidak diketahui pula kendaraan apa yang digunakan. 

"Kami juga tidak mengetahui pasti apakah benar-benar ke Sumba atau ke mana. Hanya dugaan kami Anus sudah membawa Fera ke Sumba," kata Tafiana.

Dikemukakannya upaya untuk menelusuri jejak keberadaan Fera dilakukan oleh keluarga dan masyarakat setempat. Antara lain dengan menanyakan kepada para pendatang asal Sumba yang datang untuk menjadi buruh panen jagung. Namun hasilnya nihil. Tidak ada satu pun yang mengenali pemuda bernama Anus yang dicurigai telah membawa Fera kabur dari kampung halamannya di Desa Serakapi. 

"Ketika kami tanya orang-orang Sumba yang datang petik jagung semuanya menjawab tidak tahu," ucap Ningsih, kerabatnya.

Selanjutnya pihak keluarga berharap bagi siapa pun yang pernah bertemu dengan Ferawati dimohon agar bisa menghubungi pihak keluarga dengan nomor handphone 082341656220 atas nama Ningsih. (emo).
×
Berita Terbaru Update