Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

RIF Adakan Pelatihan Pengelolaan Usaha dan Penguatan Kapasitas Manajemen Bumdesma Kawasan Agropolitan Jago Kala Dompu

Rabu, 05 Februari 2020 | 9:07 PM WIB Last Updated 2020-02-05T14:25:34Z

Dompu, Lensa Pos NTB - Bertempat di Gedung Darma Wanita Kabupaten Dompu, Rabu (5/2/2020) berlangsung Pelatihan Pengelolaan Usaha dan Penguatan Kapasitas Manajemen Bumdesma Kawasan Agropolitan Jago Kala Dompu.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Responsive Innovation Fund  (RIF) Kabupaten Dompu. Sebagaimana diketahui RIF adalah program dari Proyek National Support for Local Investment Climates (NSLIC)/National Support for Enhancing Local and Regional Development (NSELRED) Kanada yang menggandeng Program Pemerintah di 6 (enam) kabupaten di Indonesia yang ditetapkan sebagai Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN). Salah satunya adalah Kabupaten Dompu Nusa Tenggara Barat.

Pelaksana Tugas Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Dompu, Ir. H. Moh. Rasyidin Suryadin, M. Si saat membuka kegiatan tersebut meminta kepada pemerintah desa yang ada di 18 desa di Kecamatan Manggelewa dan Kilo untuk benar-benar mendukung program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat di kawasan yang disebut Agropolitan Jago Kala Dompu ini. 
Salah satu bentuk dukungan adalah mengalokasikan Dana Desa untuk penyertaan modal dalam pengembangan Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) yang ada di wilayah KPPN tersebut.

Usai pembukaan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi pelatihan oleh 4 narasumber yang dipandu oleh Person In Charge (PIC) RIF, Miftahul Suadah, ST.
Adapun keempat narasumber tersebut adalah Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Hairuddin, SH, yang menyajikan materi berjudul "Konsep Dasar dan Kebijakan Regulasi tentang Pengembangan Desa dan Pengelolaan Bumdesma", 
Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Dompu Drs. H. Juliansyah tentang Manajemen Pengelolaan Organisasi Bumdesma Kabupaten Dompu.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Yani Hartono, SE dengan materi "Pengolahan sampah Rumah Tangga dan Konsep Bank Sampah"
dan Pendiri Yayasan We Save Dompu Agus Setiawan dengan materi "Membangun Desa Dengan Sampah".
Peserta pelatihan terdiri dari 18 Kepala Desa, Badan Koordinasi Antar Desa (BKAD), dan para pengurus Bumdesma serta para pelaku usaha. (AMIN).



×
Berita Terbaru Update