HM. Nasuhi : Mari Teladani Ketaatan Nabi Ibrahim dan Ismail

Kategori Berita

.

HM. Nasuhi : Mari Teladani Ketaatan Nabi Ibrahim dan Ismail

Koran lensa pos
Senin, 12 Agustus 2019
Sekitar 2 ribu Jamaah Sholat Idul Adha sedang khusyu' mendengarkan Khutbah yang disampaikan oleh Khotib H. Mokh. Nasuhi di Lap. Beringin Pendopo Dompu, Ahad pagi (11/8)
Dompu, Lensa Pos NTB -  Hikmah dari Hari Raya Idul Adha adalah agar kita Kaum Muslimin dapat meneladani ketaatan dan kepatuhan Nabi Ibrahim Alaihissalaam dan Nabi Ismail Alaihissalaam dalam menjalankan perintah Allah.
Demikian salah satu kutipan khutbah yang disampaikan oleh Drs. H. Mokh. Nasuhi, M. Si saat menjadi Khotib di hadapan sekitar 2 ribu jamaah Sholat Idul Adha yang berlangsung di Lapangan Beringin Pendopo Bupati Dompu, Ahad pagi, 10 Dzulhijjah 1440 H atau yang bertepatan dengan tanggal 11 Agustus 2019 M.

"Mari kita meneladani ketaatan dan kepatuhan kedua hamba Allah tersebut di dalam melaksanakan perintah Allah SWT," ajak Pengawas Madrasah yang berdinas di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dompu tersebut.

H. Nasuhi selanjutnya membacakan ayat-ayat Al-Qur'an di dalam Surah As-Shafaat ayat 102-107 yang mengisahkan tentang ketaatan Nabi Ibrahim AS dalam menjalankan perintah Allah untuk menyembelih anaknya Nabi Ismail AS. Demikian pula Ismail AS meneguhkan hati sang ayah bahwa dirinya siap untuk disembelih bila hal itu merupakan perintah Allah SWT.
Karena ketaatan dan kepatuhan keduanya atas perintah Allah tersebut sehingga Allah mengganti dengan kambing kibas yang besar.

Ditegaskan mantan Kepala MAN Kandai Dua yang juga merupakan wartawan senior ini bahwa melaksanakan qurban merupakan realisasi dari ketaqwaan kepada Allah SWT. Karenanya supaya dilaksanakan dengan hati ikhlas untuk mencapai keridhoan Allah.

Dikatakannya sebagai hamba Allah SWT yang beriman serta beramal sholeh, kita tidak boleh terlelap atau tergoda dengan kenikmatan dunia ini, namun hendaknya dapat menggunakan nikmat yang Allah  anugerahkan sebagai momentum untuk dapat melakukan pengabdian terbaik sebagaimana yang telah diperjuangkan oleh Nabi Ibrahim AS dan putranya Nabi Ismail AS. (AMIN)