Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Pasca JN Diduga Pelaku Pencabulan, Begini Nasib Istri dan Kedua Anak Bayinya

Sabtu, 09 Januari 2021 | 9:50 PM WIB Last Updated 2021-01-09T13:50:24Z
                Istri JN, Uum Muliati (23) 
                     dan kedua bayinya


Dompu, koranlensapost.com - Masih hangat dalam ingatan pembaca kasus dugaan perbuatan cabul yang diduga dilakukan oleh JN (27), seorang guru ngaji terhadap muridnya di Dusun Kabuntu Desa Bara Kecamatan Woja Kabupaten Dompu yang sempat viral beberapa hari lalu.
Ternyata terduga pelaku memiliki seorang istri bernama Uum Muliyana (23) beserta dua putranya yang masih bayi. Yang pertama usianya sekitar 2 tahun. Sedangkan yang kedua baru sekitar 8 bulan.

Saat ditemui wartawan di kediamannya di Dusun Kabuntu (Ama La Habe), ibu muda asal Kuningan Jawa Barat ini mengaku berat menanggung derita bersama kedua balitanya setelah ditinggalkan oleh suaminya yang kini berada di balik jeruji besi tahanan Polres Dompu. 
Uum juga mengaku sangat sedih  karena anaknya yang pertama setiap malam mengigau dalam tidurnya memanggil-manggil nama bapaknya.
Ditemui di rumahnya pada Sabtu (9/1/2021), Uum mengaku tidak percaya bila suaminya telah berbuat mesum sebagaimana yang dituduhkan. Sepengetahuannya, suaminya JN merupakan orang baik dan selalu taat beribadah.

"Saya pertama mendengar kabar itu kaget, saya tidak percaya dia melakukan tindakan itu soalnya dia itu orangnya baik sekali dan tidak pernah melakukan hal seperti itu," ujarnya.

Hingga kini Uum masih menantikan kepulangan suaminya.  "Kok lama sekali dia diperiksa, kapan kembalinya ?," tanyanya.

Bersama kedua anaknya yang masih bayi, Uum bingung apa yang hendak perbuat. Kejadian yang menimpa keluarga kecilnya-pun sampai diketahui oleh keluarga besar yang ada di Jawa Barat (Kuningan).

"Saya ditelpon sama keluarga saya di Jawa, kenapa suamimu begitu, saya jawab ndak (tidak benar) itu berita hoax saya bilang begitu," kata Uum.


Uum kini tinggal bersama kedua buah hatinya yang masih usia balita di sebuah rumah sangat sederhana berdindingkan bedhek. Ia bingung mau kerja apa untuk membiayai hidupnya bersama kedua anaknya. Sebelum kejadian dugaan perbuatan cabul itu,  JN berprofesi sebagai tukang ojek untuk menghidupi istri dan kedua bayinya itu. Itu pun pendapatan JN hanya pas-pasan untuk membeli kebutuhan pokok. Kini setelah JN menjadi tahanan Polres Dompu, Uum mengaku kondisi ekonominya kian berat. Hanya belas kasihan tetangga sekitar yang cukup membantu meringankan beban hidupnya.

"Saya tidak bisa ngapa-ngapain di sini, mau jualan juga pake motor tapi saya tidak bisa naik motor. Apa yang harus saya jual juga," ucapnya.(AMIN)
×
Berita Terbaru Update